Tiga Prinsip Mendidik Anak Sesuai Sunnah

Teknologi yang semakin berkembang pesat saat ini ternyata tidak selamanya memudahkan semua orang. Buktinya, banyak orang tua yang tidak berhasil mendidik anaknya di tengah perkembangan teknologi. Tidak sedikit pula anak-anak menjadi korban dari efek negatif perkembangan teknologi.

Mendidik anak tidak hanya dilaksanakan di Sekolah, orang tua sebagai madrasah pertama harus ikut andil mendidik anak. Orang tua yang memiliki kesibukan di tempat kerja atau di luar, biasa menyerahkan sepenuhnya kepada pihak sekolah. Mendidik anak sesuai sunnah memiliki beberapa prinsip yang harus dilaksanakan.

  1. Menjadi Teladan

Memberikan teladan merupakan cara yang paling efektif dan bisa segera dilaksanakan oleh semua orang tua. Menularkan adab melalui teladan lebih mudah dibandingkan kita menasehati anak.

Seperti ketika anda ingin mendidik anak untuk selalu bangun pagi, maka berilah contoh dengan cara anda harus bangun pagi juga, kemudian melaksanakan sholat shubuh berjamaah.

  • Mencari Waktu Yang Tepat Ketika Memberi Pengarahan

Untuk membangun pola pikir anak dan mengembangkan mentalnya, perhatikan waktu atau tempat ketika memberi pengarahan. Seperti ketika dalam perjalanan ke tempat bermain, anda bisa memberikan pengarahan pada anak. Mendidik anak sesuai sunnah ini berkaitan dengan kondisi anak yang sedang bergembira didukung oleh suasana yang nyaman, maka pengarahan yang diberikan lebih mudah dipahami.

  • Bersikap Adil

Bagi orang tua yang memiliki banyak anak, bersikap adil kepada mereka menjadi suatu keharusan. Adil disini tidak bisa diartikan sama rasa sama rata. Sebagai contoh, anak yang bersekolah SMP dengan yang sedang berkuliah, apakah uang bekalnya bisa disamaratakan? Tentu tidak, keduanya memiliki kebutuhan yang berbeda.

Biasanya, orang tua lebih membela sang adik dan menyalahkan kakaknya, tentu hal ini tidak bisa dibenarkan sebagai cara mendidik anak sesuai sunnah.

Mengarahkan anak untuk mengerjakan kebaikan sesuai porsi umur dan kemampuannya harus dibiasakan sejak dini. Semakin bertambahnya umur, fisik, pengetahuan maka pola perilaku anak-pun bisa berubah. Justru sangat tidak dianjurkan ketika orang tua tidak melatih anak mengerjakan kebaikan sejak dini.  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *