4 Cara agar Anak Rajin Salat

Pernahkah kita kesal karena anak masih asyik menonton TV padahal azan sudah berkumandang? Ketika diajak salat, ia malah lari dan bersembunyi di kamar. Padahal kita ingin anak jadi ustad atau kiai di masa depan. Daripada marah-marah dan malah membuatnya semakin malas salat, lebih baik lakukan beberapa cara agar anak rajin salat.

Sumber gambar: kabarmakkah.com

1. Memberi Contoh

Anak akan selalu mencontoh kelakuan orangtuanya. Bagaimana ia bisa rajin salat kalau ibunya malas-malasan. Sebab, mendidik anak itu dimulai dari mendidik diri sendiri. Jadi lakukan instropeksi, apakah selama ini langsung berwudhu dan salat ketika mendengar azan? Jangan-jangan anak hanya meniru orangtuanya yang masih asyik main HP, padahal sudah waktunya beribadah.

2. Memotivasi tanpa Menakut-nakuti

Cara agar anak rajin salat yang selanjutnya adalah dengan menghentikan omongan negatif. Ingatkah ketika kecil dulu, kita ditakut-takuti jika malas salat akan masuk neraka? Bila kita meneruskan cerita ini ke anak, ia malah akan semakin malas salat. Cobalah untuk memotivasinya, alih-alih membuatnya membayangkan masuk neraka. Coba katakan, jika ananda rajin salat, akan disayang Allah, semua doanya dikabulkan, dan lain-lain.

3. Membelikan Sarung atau Mukena Baru

Sarung baru untuk anak laki-laki atau mukena untuk anak perempuan akan membuatnya semangat salat. Ia akan mengikuti gerakan salat kita, walau belum hafal bacaannya. Pujilah betapa cantik atau gantengnya anak ketika akan salat dengan memakai sarung atau mukena baru. Ia akan senang karena merasa diperhatikan, dan akan menurut ketika diajak salat bersama.

4. Matika Gadget Saat Adzan

Saat sudah adzan, segera matikan TV, HP, dan gadget lain. Jika perlu matikan juga wifi di rumah. Tujuannya agar anak tidak ter-distract oleh video di laptop. Tinggalkan juga HP kita, jadi ia mengerti peraturan di rumah, bahwa tidak boleh memegang gadget saat beribadah.

Sebenarnya cara agar anak rajin salat itu cukup mudah. Belikan mukena atau sarung baru, agar anak makin bersemangat salat. Ketika ia mulai malas-malasan, jangan menakutinya dengan neraka, tapi motiavasikan dengan imbalan surga. Anak akan inisiatif salat saat sudah azan dan ia mengerti kewajibannya sebagai orang islam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *